Asap cair adalah cairan dispersi uap asap dalam air seperti air suling. Asap cair hasil dari proses pembakaran (pirolisis) baik secara langsung atau tidak langsung yang akan mengalami pengembunan dari bahan yang berasal dari lignin, hemiselulosa, selulosa, dan senyawa karbon lainnya dengan penggunaan panas atau suhu tinggi melalui proses pembakaran ruang tertutup, atau kedap udara (tanpa oksigen). (Anggraini & Yuniningsi, 2021). Bagi kamu yang membutuhkan alat ini utuk penelitian, produksi dan sebagainya kalian bisa menghubungi kami di kontak yang tertera di bawah ini :


Kegunaan Asap Cair 

Asap cair ini memiliki berbagai fungsi dan kegunaan baik dalam bidang pertanian seperti menyuburkan tanah, mengurangi serangan hama sehingga mampu mengantikan pestisida kimia yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan, mengontol pertumbuhan tanaman, dalam bidang pangan sebagai pengawet dan sebagainya. Peruntukan tersebut dapat digolongkan menajdi 3 grade yaitu :

1.      Asap cair grade 3

        Berwarna coklat gelap, rasa asamnya kuat, beraroma asap kuat, dimanfaatkan sebagai koagulan lateks, penggumpal karet pengganti asam semut, pengganti antiseptik untuk kain, penyamakan kulit, pengganti asam semut, pengawet kayu dan pertahanan terhadap serangan rayap, pengganti Antiseptik untuk kain, virus, bakteri patogen, jamur dan protozoa. Tidak diperuntukan sebagai pengawet makanan, karena masih terdapat banyak tar yang bersifat karsinogenik.

2.      Asap cair grade 2

Berwarna kecoklatan transparan, rasa asamnya sedang, beraroma asap lemah. dimanfaatkan untuk makanan dengan taste asap (bakso, daging asap, mie, tahu, telur asap, bumbu barbaque, ikan kering, ikan asap atau bandeng asap). Grade 2 ini berperan dalam pemberi rasa & aroma yang spesifik, pengganti proses pengasapan tradisional yang memakai asap secara langsung.

3.      Asap cair grade 1

Berwarna bening, rasanya sedikit asam, beraroma netral, dan merupakan asap cair dengan kualitas paling baik. Grade 1 ini bagus untuk industri pangan karena dapat menghambat perkembangan bakteri karena sifat antimikrobia dan antioksidannya yang dapat berfungi sebagai pengawet makanan, daging, bumbu, dan ikan.

Spesifikasi Alat Produksi Asap Cair 

AlatSpesifikasiGambar Alat
Reaktor PirolisisBahan : plat besi
Kapasitas : 60 liter
Tinggi : 63 cm
Diameter : 35 cm.
Tinggi : sekitar 30 cm.
Image
Penangkap TarDiameter : 2 in
Panjang : 15 cm
Image
Pipa penghubung
reaktor pirolisis ke
tanki kondensor
Bahan : stainless steel
panjang : 150 cm
Diameter : 2 in
Image
Tanki kondensorBahan : plat besi
Kapasitas : 60 liter
Tinggi : 63 cm
Diameter : 35 cm.
Tinggi : sekitar 30 cm.
Image
Pipa spiral kondensorBahan : stainles
Panjang : 4,5 m
Diameter : 20 cm.
Banyak lilitan : 7 tingkat
Image
KeranBahan : BesiImage
Outlet asap cairBahan : stainles
Diameter : 20 cm.
Lanjutan dari pipa spiral
Image
Kompor pembakarGas LPG
Image


Cara membuat Asap Cair 

Asap cair dapat dibuat dengan mudah meggunakan alat pembuat asap cair yang kami sediakan.

  • Bahan baku dibersihkan dan dikeringkan (untuk mengurangi kadar air)
  • Apabila bahan baku berukuran besar maka dipotong kecil-kecil dan dimasukkan ke reaktor pirolisis
  • Reaktor pirolisis ditutup rapat 
  • Nyalakan kompor untuk melakukan proses pirolisa
  • Proses pirolisa ini berjalan cukup lama kurang lebih 5 jam atau disesuaikan kebutuhan 
  • Asap akan keluar dari reaktor kemudian akan melewati pipa penghubung reaktor kedalam kondensor dan Tar yang ikut terbawa asap akan tertampug kedalam penangkap TAR lalu masuk kedalam kondensor yang terendam dalam wadah air / terkondensasi. Lalu akan mengeluarkan cairan dari hasil kondensasi yang dapat ditampung dalam wadah.

Cara  pengunaan alat  dapat ditujukan pada video Proses Pembuatan Asap cair . 

Hasil yang diperoleh dari alat produksi asap cair secara fisik memiliki warna coklat jernih,  dan memiliki tekstur encer seperti air.


Penyewaan Alat Produksi Asap Cair 

Kami menyewakan atau menjual alat ini bagi temen temen yang membutuhkan  untuk keperluan penelitian produksi atau keperluan lainnya.